PPWI Soroti Swakelola Pemeliharaan Jalan Aspal Tersebar , Chandra Saputra Minta Pihak DPUTR Tunjukkan RAB,KAK 2026

BILAL_INVESTIGASI.CO.ID|KONAWE SELATAN — Pelaksanaan kegiatan Pemeliharaan Berkala Jalan Aspal Tersebar Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Konawe Selatan (konsel) menjadi sorotan. Pasalnya, ditemukan adanya pekerjaan pada badan jalan di ruas Baito yang perlu diperjelas keterkaitannya dengan paket pemeliharaan jalan yang tercatat dalam sistem Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Sorotan tersebut disampaikan Chandra Saputra, Sekretaris II DPC PPWI Kabupaten Konawe Selatan, setelah melakukan pemantauan lapangan dan menemukan adanya pembongkaran pada badan jalan/aspal di salah satu titik ruas Baito.

Berdasarkan data RUP yang diperoleh, paket tersebut tercatat dengan rincian:

– Nama paket: Pemeliharaan Berkala Jalan Aspal Tersebar

– Kode RUP: 41779095

– Tahun Anggaran: 2026

– Metode: Swakelola Tipe 1

– Pelaksana: Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Konawe Selatan

– Sumber dana: APBD

– Nilai: Rp600.000.000

– Waktu pelaksanaan: Januari–Desember 2026

Chandra mengatakan, temuan di lapangan menunjukkan adanya pembongkaran badan jalan pada satu titik dengan ukuran berdasarkan pengukuran awal sekitar ±4 meter × ±3 meter atau ±12 meter persegi.

Menurutnya, temuan tersebut bukan untuk langsung menyimpulkan adanya pelanggaran, melainkan perlu diklarifikasi karena jalan yang dikerjakan merupakan infrastruktur pemerintah daerah dan pekerjaan tersebut menggunakan anggaran APBD.

“Kami tidak ingin membuat kesimpulan sepihak. Justru kami meminta DPUTR membuka informasi dan menjelaskan apakah titik pekerjaan di ruas Baito tersebut memang masuk dalam RAB, KAK, daftar lokasi dan volume pekerjaan paket RUP 41779095,” ujar Chandra.»

sebelumnya juga kami melakukan konfirmasi kepada pihak yang disebut pernah berkaitan dengan kegiatan tersebut, yakni Bapak Astin.

Dalam komunikasi tersebut, Astin menyampaikan bahwa dirinya sudah tidak terlibat dalam kegiatan tersebut pada tahun 2026 dan mengarahkan agar konfirmasi dilakukan kepada PPK kegiatan.

Chandra kemudian melanjutkan konfirmasi kepada Hasan selaku Plt. Kepala dinas PUTR Konsel sekaligus PPK kegiatan tersebut

Hasan belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai RAB, volume pekerjaan, dasar pembongkaran maupun dokumen administrasi pekerjaan di ruas Baito.

Ia menyampaikan ruas baito itu akan segera di lanjutkan. waktu itu di hentikan sementara menunggu beton nya kering dulu.ucapnya via WhatsApp.

Chandra menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, persoalan utama yang perlu dijawab bukan hanya mengenai pembongkaran aspal, tetapi kesesuaian antara dokumen perencanaan, volume anggaran dan realisasi fisik di lapangan.

 

Kami ingin melihat RAB-nya. Berapa volume pekerjaan untuk ruas Baito? Berapa titik yang ditangani? Berapa luas pembongkarannya? Berapa material yang digunakan? Dan apakah semuanya tercatat dalam laporan pelaksanaan swakelola?” tegasnya.»

Ia juga meminta agar DPUTR dapat menjelaskan apakah pekerjaan tersebut sudah memiliki dokumentasi kondisi awal, pelaksanaan dan hasil pekerjaan, serta dokumen pemeriksaan dan serah terima hasil pekerjaan.

Chandra menyatakan pihaknya masih memberikan ruang kepada DPUTR Konsel untuk memberikan penjelasan secara resmi.

Beberapa dokumen yang menurutnya perlu dibuka atau setidaknya diklarifikasi kepada publik antara lain KAK, RAB, daftar ruas/lokasi pekerjaan, volume pekerjaan, laporan pelaksanaan, dokumentasi sebelum dan sesudah pekerjaan, berita acara pemeriksaan serta dokumen serah terima hasil pekerjaan.

Kami tunggu penjelasan pak Hasan yang baru saja di Lantik menjadi pelaksana kadis putr yang sebelumnya menjabat Sekdis sekaligus PPK kegiatan tersebut.

“Kalau memang pekerjaan di Baito sesuai RAB dan spesifikasi, tentu kami akan sampaikan kepada publik bahwa sudah ada klarifikasi. Tetapi kalau ditemukan ketidaksesuaian antara dokumen dengan kondisi fisik, maka kami akan meminta pihak berwenang melakukan pemeriksaan,”**tegas  Chandra.»

Ia menambahkan, pengawasan terhadap penggunaan APBD merupakan bagian dari kontrol publik dan pihaknya berharap DPUTR Konawe Selatan bersikap terbuka terhadap setiap pertanyaan mengenai pelaksanaan pekerjaan pemerintah.

Bilal_investigasi.co.id akan terus mengikuti perkembangan pekerjaan tersebut dan memberikan ruang kepada pihak DPUTR, PPK maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab atas pemberitaan ini.

Penulis: Rifki