PPWI : Aktifitas Judi Sabung Ayam 3 Hari Berturut – Turut Pada Hajatan Pernikahan di Desa Adayu dan Puduria Jadi Sorotan

Bilal_investigasi.co.id|Konawe Selatan – Desa Adayu Indah dan Desa Puduria Jaya, Kecamatan Buke kabupaten Konawe Selatan ( konsel ) kembali menjadi sorotan publik dengan adanya hajatan pernikahan anak pak Bondan dengan putri pak Nasse  yang di duga keras ikut di gelarnya arena judi sabung ayam selama 3 hari berturut turut.

Sekretaris DPC Persatuan pewarta warga Indonesia (PPWI) Konsel Iswan safar  bersama wakil ketua Chandra Saputra, menilai apabila informasi tersebut benar, maka peristiwa ini merupakan tamparan bagi penegakan hukum dan pemerintahan baik di tingkat desa maupun Kecamatan Buke.

“Bagaimana mungkin dugaan arena sabung ayam dapat berlangsung selama tiga hari berturut-turut tanpa adanya tindakan yang terlihat? Ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum,” tegas Iswan safar

Berdasarkan informasi yang dihimpun team redaksi, aktivitas tersebut diduga dimulai pada tanggal 25 dan 26 Juli 2026 di Desa Adayu Indah, bertepatan dengan rangkaian pesta pernikahan keluarga salah seorang kepala dusun bapak Bondan . Informasi yang diterima PPWI dari sejumlah sumber menyebut nilai taruhan pada hari pertama diduga mencapai puluhan juta rupiah dalam satu pertandingan. Informasi ini perlu dibuktikan melalui penyelidikan aparat.

“pada 26 Juli 2026, Chandra Saputra bersama Sekretaris DPC PPWI Konsel , Iswan Safar, mendatangi lokasi tempat perjudian sabung ayam yang tidak jauh dari rumah pengantin pria,

“baru sekitar 2 menit kami tiba ratusan orang yang sedang berada di arena sabung langsung berhamburan berlari di awali. Dengan adanya teriakan seorang pria dengan kalimat …polisi….dimana salah satu rekan wartawan di anggap seorang intel dari kepolisian ucap Chandra tersenyum.

Setelah memastikan bahwa benar ada aktivitas perjudian sabung ayam DPC  PPWI Konsel langsung berkunjung ke  kantor Polsek Buke untuk melaporkan perihal adanya aktivitas judi sabung di wilayah hukumnya agar segera dilakukan penindakan.

Namun mirisnya,hari ini 27 juli sekretaris PPWI Iswan safar malah menerima informasi bahwa aktivitas sabung ayam masih berlangsung tetapi di pindahkan di Desa Puduria Jaya kampung halaman mempelai wanita yang berbatasan langsung dengan desa adayu indah.

“Dengan adanya informasi ini kinerja Polsek buke di pertanyakan serta menjadi tantangan bagi PPWI Konawe selatan untuk segera melaporkan secara resmi ke polres Konawe selatan.

Apabila Polsek sudah tidak bisa melakukan tindakan maka kami akan mendesak polres Konsel bahkan ke Polda sekalipun ketika memang Polsek  dan polres sudah tidak bisa menjalankan tugas dan kewajibannya. Ucap Iswan tegas.

PPWI juga meminta pemerintah Kecamatan Buke, Pemerintah Desa Adayu Indah, dan Pemerintah Desa Puduria Jaya memberikan penjelasan kepada publik mengenai langkah pengawasan yang dilakukan selama rangkaian kegiatan tersebut dimana di ketahui pak Bondan adalah salah satu perangkat desa Adayu indah dan pak Nasse suami dari kades puduria jaya.

Perlu di ketahui rekan media kami dari  LintangSultra.com juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolsek Buke namun  Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan atau klarifikasi resmi.

PPWI mendesak Kapolres Konawe Selatan untuk turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, mengusut kebenaran informasi yang beredar, dan mengambil tindakan sesuai hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran

PPWI Konsel siap untuk memberikan bukti – bukti aktifitas sabung ayam dalam bentuk video dan foto serta memberikan identitas nama – nama yang di duga sebagai penyelenggara arena judi sabung ayam di desa adayu indah dan puduria jaya  kecamatan buke ketika itu di perlukan oleh pihak aparat penegak hukum (APH)

“Kami tidak ingin ada ruang bagi praktik perjudian di Konawe Selatan. Kepercayaan masyarakat terhadap aparat hanya dapat dijaga melalui penegakan hukum yang cepat, terbuka, dan tanpa pandang bulu. Jika dugaan ini terbukti, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Iswan

Wakil ketua DPC PPWI Konsel Chandra saputra menegaskan akan terus mengawal persoalan ini serta membuka ruang bagi hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang.

Penulis: Zul